Ini adalah salah satu film yang saya ngga pernah bosan untuk memutarnya berkali-kali. Kalau ada di urutan film favorit saya, sudah pasti saya akan menempatkannya di urutan pertama.
Dari menit awal film dimulai nuansa musik nya sudah terasa. Hal tersebut begitu jelas digambarkan melalui karakter August Rush. Freddie Highmore begitu piawai memerankan karakter August Rush yang sangat mencintai musik dan memiliki bakat musik yang luar biasa. Sebagai remaja yang belum pernah merasakan cinta kasih orang tua, karena telah terpisah semenjak lahir, membuat ia semakin bertekad bahwa musik lah yang akan menjadi jalan supaya bisa bertemu dengan kedua orang tua nya. Film ini memberikan porsi yang tidak banyak untuk Jonathan Rhys Meyer dan Keri Russell, namun karakter mereka cukup kuat sebagai orang tua August Rush yang masing-masing memiliki passion yang dalam musik dengan genre yang bertolak belakang yaitu musik klasik (Kerri Russell berperan sebagai pemain Cello) dan rock (Jonathan Rhys Meyer berperan sebagai rockstar).
Meskipun sangat jauh dari masuk akal, namun film ini dikemas dengan sangat apik mulai dari segi cerita, sajian musik, dan dialog dalam film. Terlebih penggarapan musik untuk film ini benar-benar total, terutama untuk part orkestra nya. Film ini benar-benar sukses menyajikan klimaksnya ketika August Rush mempersembahkan masterpiece nya, August's Rhapsody dalam balutan orkestra.
Buat saya, menonton film ini seperti menyaksikan satu paket lengkap dari akting dan musik. Fyi, pemeran pendukung di film ini nggak sembarangan, karena mereka benar-benar bisa bermusik dengan sangat baik seperti karakter Arthur dan Hope, teman August yang pandai bernyanyi dan bermain gitar. Eia, di film ini kamu bisa lihat akting Robin William memerankan karakter antagonis lho!
Rating imdb : 7.5/10
Source image :
http://www.impawards.com/2007/august_rush_ver3.html
http://www.listal.com/viewimage/293516h
Film ini adalah salah satu film yang sukses bikin saya ngakak nggak kelar-kelar sampe sakit perut. Dari poster nya aja kita bisa liat kalau Jack Black adalah tokoh utama dalam film ini. Pasti udah pada tau dong kalo Jack Black adalah masternya film komedi yang sukses bikin perut penontonnya keram.
Di film ini, Jack Black berperan sebagai musisi yang dipecat dari keanggotaan band nya dan terpaksa menjadi guru palsu di sekolah dasar demi mendapatkan uang untuk bayar sewa apartemen bersama sahabatnya. Bukannya memberi materi pelajaran yang sesuai dengan kurikulum sekolah, dia malah mengajarkan anak-anak yang polos dan lugu tersebut cara bermain musik sampai akhirnya membentuk sebuah band.
Konflik sekaligus bagian lucu dari film ini adalah ketika Jack Black diam-diam memberikan pelajaran musik, mulai dari sejarah musik, jenis musik, cara memainkan alat musik, hingga membentuk sebuah band lengkap dengan management nya yang semua beranggotakan anak-anak kecuali pak Jack Black nya (Jack Black adalah personel yang paling sepuh *lol).
Rating imdb : 7.1
Source image :
https://www.independent.co.uk/
3. If I Stay (2014)
Menonton film ini sekilas mengingatkan saya dengan film A Walk to Remember dan The Fault in Our Stars. Sama-sama film drama! Tapi bedanya, film ini ada unsur musiknya dan saya suka sama pemeran utamanya, jadi saya bisa betah menontonnya sampai habis.:D Persamaan dari ketiganya adalah sama-sama diangkat dari novel romantis best seller. Entah saya yang ngga peka atau gimana, In my humble opinion, film ini lebih berkesan dibandingkan dengan film The Fault in Our Stars.
Si cantik Chloe Grace Moritz terpilih menjadi tokoh utama dalam film ini bernama Mia yang memiliki kecintaan pada alat musik cello. Chloe bersanding dengan Jamie Blackley yang berperan sebagai Adam, pacar Mia. Cewe-cewe yang suka nonton film drama dengan tokoh utama pria romantis pasti bakal suka sama karakter Adam sebagai cowo supel sekaligus musisi rock romantis yang jatuh cinta sama Mia, cewe biasa yang pendiam dan punya dunia sendiri saat bermain cello-nya.
Keseluruhan film ini sebenarnya menceritakan tentang kehidupan keluarga dan percintaan Mia dan porsi dramanya lebih banyak. Film ini menggambarkan hangatnya hubungan keluarga Mia. Meskipun Mia adalah sosok yang tertutup dan pendiam, justru kedua orang tuanya memiliki sifat yang bertolak belakang. Ayah Mia yang dulu adalah seorang drummer ternama, memutuskan untuk mengundurkan diri dari bermusik untuk mencurahkan waktunya demi keluarga dan mendukung bakat Mia dalam bermusik. Hal ini juga lah yang membuat Adam tak kesulitan untuk dekat dengan orang tua Mia. Konflik dimulai saat Mia dan keluarga mengalami sebuah kecelakaan mobil yang membuat Mia koma, dan dihadapkan pada pilihan untuk berjuang untuk kembali hidup atau menyerah dan pergi untuk selamanya sehingga saat itu pun cinta dan kesetiaan Adam diuji. Unsur musik dalam film ini memang tidak terlalu banyak tapi bisa kamu temukan saat scene Adam tampil manggung bersama band nya dan ketika Mia berlatih dan bermain cello untuk audisi di Juilliard.
Rating imdb : 6.8/10
Source image :
http://www.azcentral.com/story/entertainment/movies/2014/08/21/movie-review-if-i-stay-stars/14361689/
http://www.comingsoon.net/movies/trailers/593394-prologue-trailer-poster-stay-starring-chloe-moretz



Comments
Post a Comment